Dindin Komarudin (@dindinkomarudin_) lahir di Sumedang pada tanggal 23 Agustus 1990. Lulusan Universitas Nasional PASIM Bandung ini, kini tinggal di Bogor bersama istri (Niawati) dan satu orang putra (M. Nabil Musyaffa). Kecintaannya dalam dunia dakwah membuatnya mulai serius mengembangkan dakwah di ranah sosial media khususnya Instagram. Bermula dari menggagas akun dakwah instagram @instaqwa, kini ia mulai merancang komunitas bernama Sahabat Pena Instagram. Komunitas ini kini telah beranggotakan ratusan penulis dari sabang sampai merauke yang tertarik dalam dunia dakwah di sosial media.

Selain Instaqwa, ia juga menggagas berbagai akun dakwah lainnya seperti @tilawahcinta, @tartil.id, @melepaskan_, serta menjadi tim optimasi beberapa akun dakwah instagram lainnya. Instaqwa sendiri merupakan salah satu akun dakwah dengan ratusan ribu follower dari seluruh indonesia. Akun dakwah ini berisi konten-konten Islami terkait berita terkini, motivasi, kalam ilahi, quote, meme, serta berbagai gambar yang menginspirasi.

Selain itu, penulis Buku Remaja “Melepaskan” ini senang mengaplikasikan ilmunya dengan mengisi berbagai training Video dan pengembangan Media Sosial. Beberapa pelatihan yang pernah diisi diantaranya :

1. Training Video Editing untuk Mahasiswa Tunas Patria (2011)
2. Training Video Editing di Imograph (2015)
3. Training Basic Excel untuk Pengelola Data Dompet Dhuafa Pendidikan (2015)
4. Training Presentasi Unik dengan Prezi untuk Guru SMART Ekselensia Indonesia (2015)
5. Training Membuat Infografis dan Desain Super Cepat (2016)
6. Training Membuat Video Pembelajaran untuk Komunitas Media Pembelajaran (2016)
7. Training Instagram Merketing untuk Mahasiswa STIE Fajar (2017), dsb.

Adapun sehari-hari, ia terjun dalam dunia kemanusiaan dengan bergabung bersama salah satu lembaga NGO Zakat di Indonesia yakni Dompet Dhuafa Pendidikan.